Dulu cita-cita saya ingin menjadi pegawai pemerintahan, entah itu pegawai negeri sipil atau pegawai BUMN. Bagi saya keren aja profesi tersebut untuk wanita.
Dilihatnya itu enak, pergi pagi pulang sore. Dandan necis, pake sepatu yang jika jalan bunyinya "kletok-kletok". Membawa tas jinjing dengan beragam modelnya. Gaji rutin tiap bulan dan yang pasti ada pensiunan. Jadi tabungan aman sampai tujuh turunan.
Namanya takdir itu gak selalu sesuai dengan keinginan. Saat masih masuk semua kriteria, eh gak ada formasi buat saya. Giliran ada formasi, eh umur saya sudah gak masuk nominasi. *nasib
Sekarang saya pelan-pelan sudah menerima takdir saya. Tidak menjadi pegawai negeri sipil atau BUMN pun bagi saya masih bisa berkarya.
Gak jauh dari cita-cita saya, sampai saat ini saya adalah pegawai pemerintahan. Saya masih aktif bekerja di salah satu perguruan tinggi negeri. Hanya saja status saya karyawan tetap non PNS.
Emang berbeda?
Ya kalau dilihat dari statusnya aja berbeda, jangan berharap yang lain-lainnya menjadi sama.
Tetapi tetap harus banyak bersyukur. Karena dengan bersyukur hidup akan menjadi makmur. Sehingga akan terhindar dari sifat takabur.
Betul tidak?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar